KKG PAI Trenggalek

"Melangkah Bersama Wali: Petualangan Wisata Religi Guru Agama Islam Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek di Jawa Timur"

 

"Melangkah Bersama Wali: Petualangan Wisata Religi Guru Agama Islam Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek di Jawa Timur"

Pada suatu pagi yang cerah, Tepatnya tanggal 17 Desember 2023, Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKGP PAI) memulai perjalanan ke Jawa Timur untuk melakukan wisata religi. Para GPAI ( Guru pendidikan Agama Islam) memulai perjalanan dengan mengunjungi maqam Syekhona Kholil di Bangkalan. Di sana, kami mengambil waktu untuk berdoa dan merenung, memohon rahmat dan ridho dari Allah SWT. Kami juga mengingatkan diri bahwa kita semua akan mati suatu hari nanti. Pengalaman ini menambah keimanan dan ketaqwaan mereka kepada Allah SWT.

Setelah Bangkalan, kami melanjutkan perjalanan mereka ke makam Sunan Ampel. Di sini, kami kembali berdoa dan merenung, menghormati penyebar agama Islam di Pulau Jawa. Kami juga mengambil waktu untuk mempelajari lebih lanjut tentang strategi dakwah yang dilakukan oleh Wali Songo. Diskusi ini memberikan mereka pengetahuan dan pemahaman baru tentang sejarah dan budaya Islam di Indonesia.

Perjalanan kami berlanjut ke makam Sunan Maulana Malik Ibrahim dan Sunan Giri. Di setiap tempat, mereka melakukan doa bersama, berpartisipasi dalam sarasehan, dan belajar lebih banyak tentang sejarah dan budaya Islam. Akhirnya, kami mengunjungi makam Gus Dur, di mana kami mengakhiri perjalanan kami dengan doa. Wisata religi ini tidak hanya memberikan mereka kesempatan untuk berziarah ke tempat-tempat suci, tetapi juga memberikan mereka pemahaman yang lebih dalam tentang sejarah dan budaya Islam di Indonesia.

Kegiatan ini menjadi pengalaman yang berharga bagi kami para GPAI, menghubungkan kami dengan sejarah Islam di Indonesia dan memperdalam pemahaman mereka tentang agama ini. Tepat pukul 00.00, kami pulang dengan hati yang penuh rasa syukur dan pengetahuan baru tentang agama yang kami ajarkan setiap hari.

Bagi guru agama Islam, wisata religi memiliki manfaat yang sangat signifikan. Berikut adalah beberapa manfaat wisata religi bagi guru agama Islam:

1.      Peningkatan Pengetahuan dan Pemahaman: Wisata religi memberikan kesempatan kepada guru agama Islam untuk mempelajari lebih dalam tentang sejarah, budaya, dan praktik keagamaan yang terkait dengan tempat-tempat suci yang mereka kunjungi. Hal ini memperkaya pengetahuan mereka dan memperdalam pemahaman mereka tentang agama Islam.

2.      Pengalaman Praktis: Dengan mengunjungi tempat-tempat suci dan berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan di sana, guru agama Islam dapat mengalami secara langsung praktik-praktik keagamaan yang mereka ajarkan kepada siswa. Ini memberikan mereka pengalaman praktis yang berharga untuk memperkaya pengajaran mereka di kelas.

3.      Inspirasi dan Motivasi: Wisata religi dapat memberikan inspirasi dan motivasi kepada guru agama Islam dalam menjalankan tugas mereka sebagai pendidik. Melihat langsung tempat-tempat suci dan merasakan kehadiran spiritual di sana dapat memperkuat motivasi mereka untuk terus berdedikasi dalam mengajar dan menyebarkan nilai-nilai agama Islam kepada siswa.

4.      Penguatan Hubungan: Wisata religi juga memberikan kesempatan bagi guru agama Islam untuk memperkuat hubungan antara sesama guru agama. Mereka dapat saling berbagi pengalaman, berdiskusi tentang isu-isu keagamaan, dan saling mendukung dalam pengembangan diri sebagai pendidik agama.

5.      Contoh Teladan: Dengan melakukan wisata religi, guru agama Islam dapat menjadi contoh teladan bagi siswa mereka. Mereka menunjukkan pentingnya menjaga hubungan dengan Tuhan, menghormati tempat-tempat suci, dan melaksanakan praktik-praktik keagamaan dengan penuh kesungguhan. Hal ini dapat memberikan inspirasi kepada siswa untuk lebih mendalami agama Islam dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

0 Komentar